Pages

Rabu, 03 November 2010

Planet Berair





LEBIH DARI TIGA PEREMPAT permukaaan Bumi tertutup air. Oleh karena itu, akan lebih logis menamakannya ‘’Air’’ daripada ‘’Bumi’’. Walaupun dengan jumlah benua yang tersebar di seluruh permukaan Bumi saat ini, tetap ada satu lautan besar yang mendominasi setengah dari bola dunia. Dari seluruh hujan yang jatuh ke Bumi, hanya sepertiganya yang mengalir ke sungai dan dengan cepat mengalir ke laut. Sisanya yang dua pertiga lagi meresap ke dalam tanah dan batu-batuan dan tertinggal di dalamnya selama bertahun-tahun atau bahkan ribuan tahun sebagai air tanah. Air tanah tersebut menjadi sumber mata air dan sumur, dan menjaga sungai agar tetap mengalir di musim kemarau. Semua air terlibat dalam aliran yang tidak berakhir dari laut ke atmosfer ke sungai ke batuan bawah tanah, dan akhirnya kembali lagi ke laut. Perjalanan itu disebut siklus air. Memahami bagaimana cara berpindah dari satu tempat ke tempat lain termasuk dalam ilmu hidrologi, dan orang yang secara khusus mangamati perpindahan air tanah disebut hidrogeologis.

Pemikiran Awal Mengenai Bumi





BANYAK KONSEP AWAL mengenai asal mula Bumi ditemukan dalam bentuk pengamatan dan analisis; sementara yang lain hanya merupakan tradisi yang dipercaya sejak lama. Kadang-kadang terdapat hubungan antara pemikiran tradisional dan pemikiran ilmu pengetahuan. Namun, pada waktu yang lain, sangat sulit melihat hubungan antara keduanya. Perkembangan pengetahuan dan pengertian mengenai lingkungan sekeliling kita tidak selamanya berada pada jalur yang lurus. Walaupun orang-orang Yunani dan Mesir kuno telah menemukan bahwa Bumi itu bundar dan juga telah menghitung radiusnya dengan luar biasa tepat, beberapa abad kemudian masih ada saja orang yang menganggap bahwa Bumi itu datar. Peta-peta awal daerah lokal dan dibuat pada bahan datar sehingga pemikiran bahwa Bumi itu datar merupakan pengembangan logis dari gambaran peta datar tadi. Para penjalajah terdahulu, banyak pengamat yang teliti, pergi menjelajah Bumi dan menambah pengetahuan mereka tentang garis pantai,daratan baru,dan lautan. Pada abad ke-18, ahli geologi modern, James Hutton (1726-1797), mengemukakan pemikiran awalnya tentang proses-proses Bumi. Pemikiran terdahulu ditinggalkan dan ia bekerja berdasarkan pengamatan.

Iklim di Masa Lampau





IKLIM BUMI TELAH MENGALAMI PERUBAHAN yang sangat besar sepanjang masa geologisnya. Bentuk benua telah berubah dan telah berpindah posisi relatif terhadap khatulistiwa dan kutub. Untuk menyelidiki perubahan-perubahan ini, geologii mengambil batu-batuan sebagai bahan untuk menyelidiki keadaan 4.000 tahun yang lalu seperti layaknya membaca buku sejarah. Batu itu menunjukkan bahwa tempat-tempat yang sekarang jauh dari khatulistiwa pernah memiliki gurun yang panas, dan bahwa batu-batu karang tropis pernah menghiasi tepi pantai daerah yang sekarang kita kenal sebagai Eropa. Kedudukan benua-benua tadi berpengaruh terhadap perpindahan massa udara dan pola cuaca. Ketika semua benua masih menyatu sebagai benua Pangea, tidak banyak terjadi curah hujan, di daerah yang sebagian bergurun. Batu tersebut juga menunjukkan bahwa paling sedikit selma 2 juta tahunn terakhir ini gletser menyelimuti sebagian besar daerah di Bumi. Hal lain yang menyebabkan terjadinya perubahan iklim di Bumi adalah letak Bumi dalam orbitnya mengelilingi Matahari.

Minggu, 12 September 2010


Batuan Metamof

BATUAN METAMORF ADALAH BATUAN yang telah berubah .Sebelumnya,batuan metamorf adalah batuan magma,sedimen,atau bahkan metamorf lain.Hampir semua proses perubahan struktur batuan atau metamorfisme terjadi jauh di dalam pegunungan baru tempat batuan terlipat dan tekanan di bawah batuan lain.Walaupun batu itu sebenarnya tidak meleleh,teksturnya terlihat baru,terbuat dari jenis kristal metamorf yang berbeda,tanpa tanda-tanda adanya kesamaan dengan mineral asalnya.Sebagian proses pembentukan merupakan reaksi terhadap tekanan,sebagian lagi merupakan reaksi terhadap panas.Proses perubahan struktur batuan atau metamorfisme memakan waktu yang sangat panjang,batu terkubur lebih dahulu pada kedalaman metamorfisme dapat berlangsung,dan kemudian baru berlangsung proses rekristalisasi.Akhirnya,batuan metamorf muncul ke permukaan Bumi,tetapi hanya setelah pegunungan terkikis.Proses pengukuran dan perubahan sedimen menjadi batuan metamorf ini berlangsung selama 100 juta tahun.

Unsur Pembentuk Bumi


Apa Unsur Pembentuk Bumi

SEBAGAI PELANET YANG KECIL,dalam sistem Tata Surya yang besar,Bumi mempunyai kehidupan,air,dan permukaan yang terus-menerus berubah,termasuk lapisan kerak Bumi yang berbatuan di bawah kaki kita,bagian-bagian Bumi yang dapat dilihat hanya sebagian kecil saja dari keseluruhan planet yang sebenarnya.Di bawah kerak bumi terdapat selimut Bumi yang tebal dan berlapis-lapis serta berbatuan,dan di bagian tengah Bumi terdapat inti logam yang sebagian berbentuk padat dan sebagian lain berbentuk cair.Planet kita dikelilingi oleh wilayah magnetis yang berubah seiring dengan waktu dan menghapuskan radiasi kuat Matahari yang membahayakan kehidupan manusia.Lapisan kerak silikat yang berbatuan terbungkus dalam kumpulan air dan gas atmosfer,yang hampir seluruhnya berasal dari erupsi gunung berapi sepanjang waktu.Lapisan kerak terbuat dari unsur-unsur yang diketahui sebagai lempeng yang bergeser secara perlahan,selama jutaan tahun pergeseran ini mengubah bentuk benua ketika lempeng lapisan tersebut saling berinteraksi

Batuan Magma


Batuan Magma

BATUAN MAGMA ADALAH BAHAN DASAR yang pertama-tama membentuk permukaan Bumi.Batuan pertama di Bumi adalah batuan api yang terbentuk pada saat suhu Bumi mendingin.Magma adalah materi cair yang mengental dan mengkristal melalui proses rumit untuk membentuk berbagai jenis mineral yang ditemukan dalam batuan magma.Proses pembentukannya terus berlangsung di dalam perut Bumi dan tidak dapat diamati sehingga para ilmuwan harus menerka-nerka bagaimana mekanisme proses tersebut berlangsung.Karena gunung berapi Vesuvius terus menunjukkan aktivitas vulkaniknya sampai abad ke-18,ahli mineral Prancis, Dolomieu,berhasil mengamati gunung berapi yang masih aktif.Ia menjadi yakin bahwa asal mula lahar berawal dari dalam perut Bumi.Sebagian magma mendingin dan mengeras di dalam lapisan kerak Bumi dan disebut kerak magma.pada awal abad ke-20,Norman Bowen (1887-1956),ahli petrologi Kanada,mempelajari bagaimana silikat cair mengkristal seiring dengan penurunan suhu (mendingin),meneliti leburan silikat yang diperkirakan sama dengan magma alam.Ia menemukan bahwa oksida logam mineral mengkristal terlebih dahulu karena memiliki titik lebur tertinggi.Kristal-kristal yang terbentuk sesudahnya merupakan hasil interaksi antara kristal awal dan cairan yang tersisa yang memiliki susunan kimia berbeda.

Kumpulan Gas

   Kumpulan Gas

BAGIAN BUMI YANG PALING LUAR diselimuti kumpulan gas,yaitu lapisan atmosfer.Lapisan ini mencapai 1.000 km (600 mil) di atas permukaan Bumi,tetapi tiga perempat dari lapisan penopang kehidupan manusia ini terkonsentrasi di lapisan paling bawah 10 km (6 mil).Atmosfer adalah campuran berbagai macam gas yang bersama-sama membentuk udara.Jenis gas yang paling banyak terdapat pada lapisan atmosfer bawah adalah gas nitrogen sebanyak 78 persen.Oksigen sebagai unsur panting yang menopang kehidupan di Bumi berjumlah kurang dari 20 persen.Karbon dioksida,dalam jumlah yang sangat kecil dari total atmosfer,sangat penting dalam mempertahankan kehidupan tumbuh-tumbuhan dan memegang peranan penting dalam menjaga kestabilan suhu Bumi.Beberapa jenis gas yang lain,seperti neon dan argon,juga menunjukkan sumber atmosfer bumi.Sebagian besar atmosfer Bumi berasal dari gas-gas yang dimuntahkan oleh gunung berapi sajak Bumi mulai terbentuk walaupun sebagian yang lain,seperti oksigen,berasal dari tumbuh-tumbuhan.Lapisan atmosfer yang paling dekat dengan permukaan Bumi disebut troposfer.Di troposfer,suhu dan kelembapan udara sering berubah-ubah dan tekanan udara juga bergejolak sehingga menciptakan berbagai cuaca.